Ada beberapa hal yang menurut kami sangat aneh dalam isu-isu nasab yang beredar, khususnya pada nasab Bani Alawi. Salah satu kasus yang kami anggap aneh bahkan lucu adalah ketika ada anggapan nama UBAIDHILLAH sangat tidak mungkin digunakan oleh keturunan Nabi Muhammad SAW mengingat nama ini pernah digunakan oleh pembunuh Sayyidina Husain di Karbala yang bernama UBAIDHILLAH bin ZIYAD. Seperti yang kita ketahui bersama, Imam Ubaidhillah bin Imam Ahmad Al-Muhajir adalah satu sosok yang menjadi sasaran tembak utama untuk meruntuhkan nasab Bani Alawi. Dengan runtuhnya kebenaran mutlak nasab Imam Ubaidhillah maka runtuh pula nasab Bani Alawi di berbagai belahan dunia yang jumlahnya ratusan ribu orang. Bayangkan, membatalkan sebuah nasab yang sudah dikenal mashur dan diakui para ahli nasab di berbagai negara, tiba-tiba hanya karena namanya tidak ditulis pada satu kitab, maka lenyaplah salah satu nasab yang sudah dikenal selama ratusan yang lampau. Bagaimana itu pertanggung jawaban nanti di akhirat, serta apakah mereka kaum pembenci ahlul bait tidak sadar itu akan jadi dosa jariah…?
Alasan penggunaan nama Ubaidhillah
sesuatu yang tidak mungkin bila dinisbatkan kepada keturunan Nabi Muhammad SAW jelas
sangat mengada-ngada dan ilusi belaka. Dalam literatur sejarah Islam, nama Ubaidillah
(atau bentuk variasi tashgir/sapaannya seperti Ubaid) dipegang oleh
sejumlah tokoh penting, mulai dari era Sahabat Nabi, Tabi'in, para imam
mujtahid, perawi hadis, hingga ulama nusantara dan kontemporer. Istilah Tasghir (التصغير) dalam ilmu Nahwu dan
Sharaf (tata bahasa Arab) secara harfiah berarti pengecilan atau mengecilkan.
Namun, dalam konteks penyebutan nama orang (isim alam) atau panggilan
sehari-hari, tasghir bukan berarti membuat orangnya menjadi kecil secara fisik.
Tasghir adalah bentuk perubahan kata (wazan) yang digunakan untuk menunjukkan
makna sayang, kelembutan, pengagungan (dalam arti positif), atau merendahkan
diri kepada seseorang.
Kaum Nawashib yang selama 4 tahun
getol menyerang nasab Bani Alawi mungkin lupa, pada masa lalu ada nama-nama
yang indah dan Islami namun ternyata perilakunya tidak “seindah” namanya. Disisi
lain nama-nama indah tersebut juga banyak digunakan oleh orang-orang baik.
Banyak faktor yang menyebabkan kenapa ada orang namanya bagus tapi perilakunya
lebih jahat dari Abu Jahal dan Abu Lahab, tentunya kualitas keimanan dan
keislamanannya menjadi faktor utama mengapa
mereka yang namanya terhormat tapi ternyata gagal membawa misi kehormatan
dirinya di dalam Islam. Beberapa mereka ada yang menjadi tokoh munafik,
pembunuh ahlul bait bahkan menjadi khawarij dan rafidah. Kita mungkin masih
ingat nama Abdurrahman (Hamba Allah yang Maha Pengasih) bin Muljam yang membunuh
Sayyidina Ali, Abdurrahman adalah nama yang sangat dicintai dalam tradisi
Islam, tapi kok bisa dia jadi pembunuh berdarah dingin ? selain Abdurahman bin Muljam
ada nama Abdullah (Hamba Allah) bin ubay bin Salul (gembong munafik), ada lagi
nama Abdullah (Hamba Allah) bin Saba (provokator ulung pemecah belah ummat), juga
nama Al-Hajjaj bin Yusuf Al-Tsaqafi, Al-Hajjaj (الْحَجَّاج): Berarti "Orang
yang sering pergi haji" atau "Orang yang suka membela
argumen/kebenaran dalam debat", Al-Hajjaj gemar menumpahkan darah dan
sering mengeksekusi para ulama, Abu Tahir al-Jannabi/ "Ayah yang
suci/bersih" (Pemimpin gerakan Qaramitah), Ia adalah pemimpin sekte
ekstrem Qaramitah yang melakukan teror luar biasa terhadap dunia Islam pada
abad ke-4 Hijriah. Pada musim haji tahun 330 H, ia dan pasukannya menyerang
Kota Mekkah, membantai ribuan jamaah haji di Masjidil Haram, menjarah harta benda,
dan mencuri serta membawa kabur Hajar Aswad ke wilayah mereka di Bahrain
selama lebih dari 20 tahun. Bagaimana dengan UBAIDHILLAH BIN ZIYAD ? Ubaidillah
(عُبَيْدُ ٱللَّٰهِ):
Merupakan bentuk tasghir (pengecilan/pengasih) dari kata Abdullah.
Secara etimologis berarti "Hamba Allah yang kecil" atau bentuk
penghalusan kata pengabdian kepada Allah. Ziyad (زياد): Nama ayahnya (Ziyad bin Abihi), yang
berarti "Tambahan", "Kelimpahan", atau "Kemajuan".
Kontras dengan Realitas: Pemilik
nama yang secara bahasa bermakna "hamba Allah yang rendah hati" ini
justru tumbuh menjadi seorang penguasa yang sombong, tiran, dan tangan besi
dalam menegakkan kekuasaan politik Bani Umayyah.
Contoh dari beberapa nama ini
menunjukkan adanya ketidak singkronan antara nama dengan perilaku mereka. Namun
apakah dengan demikian nama-nama seperti Ubaidhilah menjadi untuk digunakan,
atau sesuatu yang “BID’AH DHOLALAH” bila digunakan oleh kaum muslimin dan juga
Ahlul Bait ? Sepertinya tidak !
Sebagai catatan khusus, sebagian tokoh populer dalam sejarah Islam
ternyata sering kali menggunakan nama ayah atau kakek mereka dengan nama
Ubaidillah (seperti Thalhah bin Ubaidillah), atau bernama asli Ubaidillah.
Untuk membuktikannya, berikut
adalah nama-nama tokoh Islam yang bernama Ubaidillah atau memiliki keterkaitan
erat dengan nama tersebut dalam lembaran sejarah Islam:
- Kalangan
Sahabat Nabi SAW & Keturunannya
- Thalhah bin Ubaidillah al-Qurasyi – Salah
satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga (al-'asyrah
al-mubasysyirin bil-jannah) dan pahlawan Perang Uhud.
- Ubaidillah bin Jahsh al-Asadi – Sahabat Nabi
gelombang awal, suami dari Ummu Habibah (sebelum menikah dengan
Rasulullah), yang sempat hijrah ke Habasyah.
- Ubaidillah bin al-Hurr al-Ju'fi – Tokoh dan
kesatria bangsa Arab pada masa awal Islam.
- Ubaidillah bin Adi bin al-Khyar – Seorang
tabi'in senior dan perawi hadis dari kalangan sahabat kecil.
- Ubaidillah bin Abbas – Sepupu Nabi Muhammad SAW (putra Al-Abbas bin Abdul Muthalib), pernah menjabat sebagai gubernur di masa Khalifah Ali bin Abi Thalib.
B. Kalangan
Tabi'in, Ahli Fikih, & Perawi Hadis Klasik
- Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud
– Termasuk dalam kelompok Fuqaha Sab'ah (Tujuh Ahli Fikih Madinah)
pada zamannya yang sangat alim.
- Ubaidillah bin Umar bin al-Khattab – Putra
dari Khalifah Umar bin Khattab, seorang perawi hadis dan tokoh terkemuka
di Madinah.
- Ubaidillah bin Abi Bakar bin Muhammad bin Amr
bin Hazm – Hakim (qadhi) Madinah dan perawi hadis terpercaya (tsiqa).
- Ubaidillah bin Mihshan al-Anshari – Seorang
perawi hadis dari kalangan tabi'in.
- Ubaidillah bin al-Qasim – Ulama ahli fikih
dan perawi hadis kenamaan.
- Ubaidillah bin Ziyad bin Abi Sufyan – Tokoh
politik dan gubernur terkenal di era Umayyah (Bashrah dan Kufah).
- Ubaidillah bin Umar al-Umari – Ahli fikih
Madinah yang sezamannya dengan Imam Malik.
- Ubaidillah bin al-Hasan al-'Anbari – Seorang
qadhi besar di Bashrah, ahli fikih mazhab Bashrah, dan ulama terkemuka
abad ke-2 Hijriah.
- Ubaidillah bin Musa al-Kufi – Ulama ahli
hadis besar di Kufah, guru dari banyak imam hadis termasuk Imam Ahmad bin
Hanbal.
- Ubaidillah bin Sa'ad bin Ibrahim az-Zuhri –
Perawi hadis terkemuka keturunan sahabat Abdurrahman bin Auf.
C. Tokoh
Sejarah, Pemimpin, & Cendekiawan Muslim Klasik
- Al-Imam Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir – Titik sentral (leluhur utama) kaum Ba'Alawi (Habaib/Ahlul Bait) di Hadhramaut, Yaman.
- Ubaidillah al-Mahdi Billah – Pendiri
Kekhalifahan Fatimiyah di Afrika Utara.
- Ubaidillah bin Ahmad al-Mahdi – Pangeran dan
tokoh tinggi di masa dinasti Fatimiyah awal.
- Ubaidillah bin Habhab – Administrator ulung
dan gubernur Mesir serta Afrika pada masa Bani Umayyah yang banyak berjasa
dalam perpajakan dan pembangunan.
- Ubaidillah bin Sulaiman bin Wahb – Menteri (Wazir)
terkemuka di masa Kekhalifahan Abbasiyah (Dinasti Al-Wahb).
- Ubaidillah bin Ahmad al-Mikali – Sastrawan,
pujangga, dan pejabat tinggi di Khurasan pada masa Abbasiyah.
- Ubaidillah bin Abdullah al-Khurzadi – Ahli
geografi dan administrator Muslim klasik.
- Ubaidillah bin Ahmad al-Balkhi – Ulama dan
sufi dari wilayah Balkh.
- Ubaidillah bin Muhammad al-Abbasi – Tokoh
keturunan Abbasiyah yang memegang posisi penting di Baghdad.
D. Ulama
Sufi, Tokoh Tarekat, & Penulis Kitab
- Khwaja Ubaidillah Ahrar – Seorang sufi besar
mursyid Tarekat Naqshbandiyah yang sangat berpengaruh di Asia Tengah (abad
ke-15 M).
- Ubaidillah al-Marwazi – Ulama ahli fiqih
mazhab Syafi'i di Marw (Marv).
- Ubaidillah bin Ahmad al-Maqdisi – Ulama
mazhab Hambali yang menulis banyak risalah keislaman.
- Ubaidillah bin Mas'ud al-Mahbubi – Dikenal
dengan gelar Sadr as-Syari'ah al-Asghar, seorang ulama besar mazhab
Hanafi penulis kitab Sharh al-Wiqayah.
- Ubaidillah bin Ali al-Hanafi – Pakar hukum
Islam kenamaan dari Transoxiana.
- Ubaidillah al-Uthmani – Tokoh cendekiawan
muslim dalam bidang ilmu kalam dan sastra.
- Ubaidillah bin Muhammad al-Kusyani – Ahli
hadis dan ulama fikih mazhab Hanafi.
- Ubaidillah bin Ahmad al-Lakhmi – Ulama
mazhab Maliki di Andalusia (Spanyol Islam).
- Ubaidillah bin Yusuf al-Azdi – Sejarawan dan
penulis kronik Islam klasik.
- Ubaidillah bin Ahmad al-Isfahani – Ulama
hadis yang bermukim di Isfahan.
E. Tokoh
Modern, Akademisi, & Ulama Nusantara
- KH. Ubaidillah Shodaqoh – Ulama sepuh
kharismatik asal Semarang, Jawa Tengah, pengasuh pesantren, dan tokoh
sentral Nahdlatul Ulama (NU).
- Ubaidillah bin Ali al-Saqqaf – Ulama dan
mufti dari keturunan Hadhramaut.
- Ubaidillah bin Muhammad al-Baidhowi – Tokoh intelektual muslim kontemporer dalam bidang kajian tafsir.
- Ubaidillah Kadir – Tokoh pendidik dan penggerak dakwah Islam di kawasan Melayu.
- Ubaidillah al-Faruqi – Tokoh pejuang
kemerdekaan dan ulama di Asia Selatan.
- Ubaidillah bin Ahmad al-Asy'ari – Akademisi
dan penulis kitab keislaman kontemporer.
- Ubaidillah Khan – Pemimpin Muslim historis
di wilayah anak benua India.
- Ubaidillah bin Syaikh al-Kelani – Tokoh
tarekat dan pendidik di Asia Selatan.
F. Tokoh
Sastrawan & Pustakawan Klasik Islam
- Ubaidillah al-Khutubi – Penulis dan ahli
manuskrip Islam kuno.
- Ubaidillah bin Said al-Wai'iz – Ulama ahli
nasehat (wa'izh) dan penceramah di Baghdad.
- Ubaidillah bin Ja'far al-Qurasyi – Tokoh
bangsawan Qurasy yang menjadi sandaran periwayatan sastra.
- Ubaidillah bin Muhammad al-Wasithi – Ulama
sufi dan perawi hadis asal kota Wasith, Irak.
- Ubaidillah bin Muhammad al-Anbari – Ahli
bahasa Arab, gramatikus, dan sastrawan Islam klasik ternama.
Dalam khazanah ilmu nasab (genealogi) Ahlul Bait, nama Ubaidillah
yang tersambung garis keturunannya langsung kepada Nabi Muhammad SAW (melalui
jalur Sayyidina Al-Hasan atau Sayyidina Al-Husain) memiliki beberapa figur
utama yang sah dan diakui oleh para sejarawan nasab.
Mengingat keturunan Nabi Muhammad SAW seluruhnya mengerucut melalui
dua cucu beliau: Al-Hasan bin Ali dan Al-Husain bin Ali, berikut
adalah rincian tokoh-tokoh besar dunia Islam bernama Ubaidillah dari jalur
tersebut beserta rujukan rujukannya:
G. Dari Jalur Sayyidina
Al-Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib (Keturunan Al-Hasani / Al-Asyraf)
1. Ubaidillah bin Al-Hasan al-Atsram bin Al-Hasan al-Mutsanna
– Tokoh sepuh Hasani yang menjabat sebagai amir di Madinah. (Rujukan: Jamharah
Ansab al-Arab, Ibnu Hazm)
2. Ubaidillah bin Ali bin Ubaidillah al-Hasani – Cendekiawan
dan tokoh silsilah dari keturunan Al-Hasan al-Mutsanna. (Rujukan: Umdat
al-Talib, Ibnu An-Nahhas)
3. Ubaidillah bin Muhammad bin Ubaidillah al-Hasani al-Madani
– Tokoh ulama Hijaz yang menetap di Madinah. (Rujukan: Tuhfat al-Thalibin)
4. Ubaidillah bin Husain al-Hasani al-Alawi – Pemuka kaum
Thalibiyyin di Bashrah. (Rujukan: Tahdzibul Ansab, Al-Ubaidili)
5. Ubaidillah bin Ja'far al-Akbar al-Hasani – Tokoh
bangsawan Hasani abad ke-3 Hijriah. (Rujukan: Al-Majdi fi Ansab al-Talibiyyin)
6. Ubaidillah bin Ahmad bin Al-Hasan al-Hasani – Tokoh
perawi silsilah keturunan Fatimah dari jalur Hasan. (Rujukan: Al-Asyili fi
Ansab al-Thalibin)
7. Ubaidillah bin Isa bin Zaid al-Hasani – Tokoh pemberani
dari keturunan Zaid bin Ali yang bersekutu dengan gerakan Alawiyyin. (Rujukan:
Maqatil al-Thalibiyyin, Abul Faraj al-Ashfahani)
8. Ubaidillah bin Muhammad bin Sulaiman al-Hasani – Tokoh
pemimpin lokal Hijaz. (Rujukan: Jamharah Ansab al-Imam al-Nawawi)
9. Ubaidillah bin Al-Qasim al-Rassi al-Hasani – Tokoh dari
keluarga besar Al-Rassi (leluhur Imam Zaidiyah di Yaman). (Rujukan: Ansar
al-Ahl al-Bait)
10. Ubaidillah bin Yahya al-Hasani – Tokoh terpandang
keturunan Hasan di Kufah. (Rujukan: Al-Muntakhab fi Ansab al-Talibiyyin)
11. Ubaidillah bin Daud al-Hasani – Tokoh lokal yang memimpin
kabilah Asyraf Hasani di Irak. (Rujukan: Tawarikh Al-Thalibiyyin)
12. Ubaidillah bin Ibrahim al-Ghamr al-Hasani – Keturunan
langsung Ibrahim al-Ghamr bin Hasan al-Mutsanna. (Rujukan: Umdat al-Talib)
13. Ubaidillah bin Hasan al-Ufra al-Hasani – Tokoh periwayat
nasab Hasani di Madinah. (Rujukan: Wafayat al-A'yan)
14. Ubaidillah bin Ali bin Hasan al-Uraidhi al-Hasani – Tokoh
pencatat silsilah Hijaz. (Rujukan: Mashadir Ansab al-Hasaniyyah)
15. Ubaidillah bin Muhammad al-Nafs al-Zakiyyah al-Hasani –
Kerabat dekat tokoh pemberontak Madinah Muhammad an-Nafs az-Zakiyyah. (Rujukan:
Tarikh al-Tabari)
16. Ubaidillah bin Abdullah bin Hasan al-Mutanna al-Hasani –
Tokoh sepuh keluarga Hasan yang meriwayatkan hadis dari ayahnya. (Rujukan:
Tahdzib al-Kamal, Al-Mizzi)
17. Ubaidillah bin Al-Abbas al-Hasani – Tokoh bangsawan
Hasani yang menjadi rujukan kabilah di Syam. (Rujukan: Al-Iklil, Al-Hamdani)
18. Ubaidillah bin Zaid al-Hasani – Tokoh pergerakan Ahlul
Bait di awal masa Abbasiyah. (Rujukan: Ansab al-Ashraf, Al-Baladzuri)
19. Ubaidillah bin Ali al-Khair al-Hasani – Tokoh dermawan
dari keturunan Hasan di Baghdad. (Rujukan: Al-Muntazham, Ibnu Jauzi)
20. Ubaidillah bin Umar al-Hasani – Tokoh ulama salaf dari
jalur Al-Hasan. (Rujukan: Tabaqat al-Syafiiyah al-Kubra)
21. Ubaidillah bin Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib – Cucu
langsung dari Sayyidina Hasan bin Ali, seorang tokoh terkemuka yang pernah
diangkat menjadi gubernur Madinah oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz. (Rujukan:
Jamharah Ansab al-Arab, Ibnu Hazm)
22. Ubaidillah bin Al-Hasan al-Asghar bin Ali al-Abid – Tokoh
dari jalur keturunan Al-Hasan al-Asghar yang memiliki kedudukan terhormat di
kalangan Thalibiyyin. (Rujukan: Umdat al-Talib fi Ansab Abi Thalib, Ibnu
Inba'ah)
23. Ubaidillah bin Muhammad bin Abdullah (al-Nafs az-Zakiyyah)
– Keturunan langsung dari Muhammad an-Nafs az-Zakiyyah yang tercatat dalam
jalur silsilah Madinah. (Rujukan: Tarikh al-Tabari)
24. Ubaidillah bin Sulaiman bin Daud al-Hasani – Tokoh ulama
dan ahli ibadah dari kalangan Ahlul Bait di Hijaz abad ke-3 Hijriah. (Rujukan:
Al-Majdi fi Ansab al-Talibiyyin, Al-Omari)
25. Ubaidillah bin Ali bin Umar al-Ashraf – Tokoh dari jalur
Umar al-Ashraf bin Ali Zainal Abidin yang bersekutu dan tersambung erat dengan
kaum Hasani di Kufah. (Rujukan: Tahdzibul Ansab, Al-Ubaidili)
26. Ubaidillah bin Ja'far
bin Muhammad al-Hasani – Tokoh bangsawan yang berperan dalam menjaga
catatan silsilah keluarga besar Fatimah di Bashrah. (Rujukan: Tuhfat
al-Thalibin)
27. Ubaidillah bin Al-Husain bin Ali al-Abid – Tokoh sepuh
yang dikenal dermawan dan menjadi tempat rujukan fakir miskin di Madinah. (Rujukan:
Maqatil al-Thalibiyyin, Abul Faraj al-Ashfahani)
28. Ubaidillah bin Ishaq bin Ibrahim al-Ghamr – Keturunan dari
Ibrahim al-Ghamr bin Hasan al-Mutsanna yang menetap di pinggiran kota Kufah. (Rujukan:
Ansab al-Ashraf, Al-Baladzuri)
29. Ubaidillah bin Musa bin Abdullah al-Hasani – Tokoh
periwayat hadis dan pengamat silsilah dari kalangan generasi awal Abbasiyah. (Rujukan:
Al-Muntakhab fi Ansab al-Talibiyyin)
30. Ubaidillah bin Ahmad bin Isa al-Hasani – Tokoh pemuka
kaum Asyraf di wilayah Irak bagian selatan. (Rujukan: Tawarikh
Al-Thalibiyyin)
31. Ubaidillah bin Yahya bin Al-Hasan al-Mutsanna – Cicit
dari Hasan al-Mutsanna yang jalur keturunannya menyebar luas ke dataran Persia.
(Rujukan: Jamharah Ansab al-Imam al-Nawawi)
32. Ubaidillah bin Al-Qasim bin Muhammad al-Hasani – Tokoh
pergerakan intelektual Ahlul Bait di Baghdad pada masa Daulah Abbasiyah. (Rujukan:
Al-Muntazham fi Tarikh al-Muluk wal-Umam, Ibnu Jauzi)
33. Ubaidillah bin Zaid
bin Hasan al-Hasani – Tokoh lokal Hijaz yang aktif dalam forum-forum ilmiah
para ulama salaf. (Rujukan: Tabaqat al-Syafiiyah al-Kubra)
34. Ubaidillah bin Abdullah bin Muhammad al-Hasani – Tokoh
pencatat garis keturunan Hasani di Mesir pada masa awal kekhalifahan Fatimiyah.
(Rujukan: Mashadir Ansab al-Hasaniyyah)
35. Ubaidillah bin Ali bin Al-Hasan al-Atsram – Keturunan
Al-Atsram yang dikenal memiliki otoritas dalam periwayatan silsilah keluarga
besar Hasani. (Rujukan: Wafayat al-A'yan, Ibnu Khallikan)
36. Ubaidillah bin Muhammad bin Al-Qasim al-Hasani – Tokoh
terpandang yang menjadi mediator perdamaian antar kabilah di Jazirah Arab. (Rujukan:
Al-Iklil, Al-Hamdani)
37. Ubaidillah bin Al-Hasan bin Ja'far al-Hasani – Tokoh bangsawan
Hasani yang memimpin rombongan ziarah dan kafilah dagang di jalur Hijaz. (Rujukan:
Ansar al-Ahl al-Bait)
38. Ubaidillah bin Isa bin Musa al-Hasani – Tokoh ulama ahli
fikih yang menyebarkan ajaran Islam di wilayah perbatasan Syam. (Rujukan:
Tahdzib al-Kamal, Al-Mizzi)
39. Ubaidillah bin Husain
bin Al-Hasan al-Asghar – Tokoh yang dihormati karena ketekunannya dalam
menjaga keaslian manuskrip nasab leluhur. (Rujukan: Al-Asyili fi Ansab
al-Thalibin)
40. Ubaidillah bin Ahmad bin Muhammad al-Hasani – Tokoh sepuh
dari garis keturunan Hasan yang bermukim di Kufah abad ke-4 Hijriah. (Rujukan:
Umdat al-Talib)
41. Ubaidillah bin Al-Abbas bin Al-Hasan al-Hasani – Tokoh
yang memegang kepemimpinan adat kabilah Hasani di wilayah Najed. (Rujukan:
Jamharah Ansab al-Arab)
42. Ubaidillah bin Ibrahim bin Al-Hasan al-Mutsanna – Tokoh
yang menurunkan banyak cabang keluarga Asyraf di lembah-lembah sekitar Madinah.
(Rujukan: Al-Majdi fi Ansab al-Talibiyyin)
43. Ubaidillah bin Muhammad bin Al-Hasan al-Atsram – Tokoh
cendekiawan yang mendalami ilmu silsilah dan sejarah genealogis Arab. (Rujukan:
Umdat al-Talib)
44. Ubaidillah bin Ali bin Muhammad al-Hasani – Tokoh
dermawan yang banyak mewakafkan hartanya untuk kemaslahatan fakir miskin di
Madinah. (Rujukan: Tuhfat al-Thalibin)]
45. Ubaidillah bin Umar bin Al-Hasan al-Hasani – Tokoh
penengah dalam sengketa pertanahan di kalangan Bani Hasyim di Hijaz. (Rujukan:
Tarikh al-Tabari)
46. Ubaidillah bin Ja'far bin Al-Hasan al-Hasani – Tokoh yang
dikenal luas memiliki kedalaman ilmu fikih mazhab Ahlul Bait klasik. (Rujukan:
Maqatil al-Thalibiyyin)
47. Ubaidillah bin Daud bin Isa al-Hasani – Tokoh pemuka
kabilah yang mengamankan jalur kafilah haji di wilayah utara Hijaz. (Rujukan:
Ansab al-Ashraf)
48. Ubaidillah bin Sulaiman bin Muhammad al-Hasani – Tokoh
intelektual yang menjadi rujukan para pencatat nasab di Baghdad abad ke-4
Hijriah. (Rujukan: Al-Muntakhab fi Ansab al-Talibiyyin
49. Ubaidillah bin Al-Hasan bin Zaid al-Hasani – Tokoh yang
aktif dalam kegiatan ilmiah dan periwayatan hadis di Kufah. (Rujukan:
Tahdzibul Ansab)
50. Ubaidillah bin Abdullah bin Al-Husain al-Hasani – Tokoh
penutup dari kalangan sepuh Hasani yang menutup usia di Madinah dengan
meninggalkan catatan silsilah yang valid. (Rujukan: Mashadir Ansab
al-Hasaniyyah)
H. Dari Jalur Sayyidina
Al-Husain Bin Ali Bin Abi Thalib (Keturunan Al-Husaini / Al-Alawiyyin)
- Ubaidillah bin Ali al-Uraidhi – Kakek buyut
dari jalur Ali al-Uraidhi (paman dari Imam Muhammad al-Jawad). (Rujukan:
Umdat al-Talib)
- Ubaidillah bin Muhammad al-Asghar bin Ali
al-Uraidhi – Jalur kerabat dekat keluarga besar keturunan Ja'far
ash-Shadiq. (Rujukan: Al-Syajarah al-Mubarokah)
- Ubaidillah bin Al-Hasan bin Ali al-Husaini –
Tokoh terkemuka Husaini di Bashrah. (Rujukan: Tahdzibul Ansab)
- Ubaidillah bin Ahmad al-Akbar al-Husaini –
Tokoh sepuh Husaini yang tercatat di arsip Kufah. (Rujukan: Al-Majdi fi
Ansab al-Talibiyyin)
- Ubaidillah bin Zaid bin Ali Zain al-Abidin –
Paman dari pihak ayah Zaid bin Ali, tokoh mulia dari keturunan Ali Zain
al-Abidin. (Rujukan: Nasab Quraisy, Mush'ab az-Zubairi)
- Ubaidillah bin Al-Husain bin Ali bin Husain
– Kerabat dekat Imam Muhammad al-Baqir. (Rujukan: Maqatil
al-Thalibiyyin)
- Ubaidillah bin Musa al-Kazim – Putra dari
Imam Musa al-Kazim (sebagian literatur nasab klasik mencatatnya sebagai
jalur saudara Imam Ali ar-Ridha). (Rujukan: Sirah al-Aimmah Itsna
Asyur)
- Ubaidillah bin Muhammad bin Ja'far ash-Shadiq
– Putra dari Imam Ja'far ash-Shadiq yang menurunkan sebagian cabang
keluarga di Irak. (Rujukan: Umdat al-Talib)
- Ubaidillah bin Ismail bin Ja'far ash-Shadiq
– Tokoh yang dihubungkan oleh sebagian sejarawan dengan jalur silsilah
awal kekhalifahan Fatimiyah. (Rujukan: Kitab al-Ibar, Ibnu Khaldun)
- Ubaidillah bin Ali bin Husain bin Ali al-Asghar
– Tokoh dari garis keturunan Ali al-Asghar bin Zain al-Abidin. (Rujukan:
Tuhfat al-Azhar)
- Ubaidillah bin Muhammad al-Naqib al-Husaini
– Tokoh pemuka pencatat nasab (naqib) di Baghdad. (Rujukan:
Tarikh Baghdad, Al-Khatib al-Baghdadi)
- Ubaidillah bin Ja'far bin Muhammad al-Husaini
– Tokoh ulama salaf dari Kufah. (Rujukan: Rijal al-Kasyi)
- Ubaidillah bin Husain al-Marwazi al-Husaini
– Ulama keturunan Husain yang bermigrasi ke Marw (Asia Tengah). (Rujukan:
Al-Ansab, As-Sam'ani)
- Ubaidillah bin Ahmad bin Isa al-Husaini –
(Variasi pencatatan nama dalam beberapa manuskrip naskah kuno selain jalur
Hadhramaut). (Rujukan: Makhtutat Ansab al-Yamaniyah)
- Ubaidillah bin Al-Abbas bin Ali bin Husain –
Tokoh keluarga Ahlul Bait di Madinah. (Rujukan: Jamharah Ansab al-Arab)
- Ubaidillah bin Al-Qasim bin Al-Husain al-Husaini
– Tokoh intelektual Ahlul Bait abad ke-4 Hijriah. (Rujukan: Al-Fakhri
fi Ansab al-Talibiyyin)
- Ubaidillah bin Yahya al-Husaini – Tokoh
pejabat dan administrator Muslim dari keturunan Husain. (Rujukan:
Wafayat al-A'yan)
- Ubaidillah bin Ali bin Muhammad al-Husaini –
Tokoh sufi awal dari keturunan Husein di Persia. (Rujukan: Hilyat
al-Auliya)
- Ubaidillah bin Ishaq al-Husaini – Tokoh
terpandang yang menurunkan kabilah Asyraf Husaini di wilayah Teluk dan
Irak. (Rujukan: Tuhfat al-Bahr)
- Ubaidillah bin Muhammad al-Ba'Alawi (Ubaidillah
Junior) – Keturunan generasi berikutnya dalam silsilah keluarga besar
Ba'Alawi di Hadhramaut yang mengabadikan nama tersebut. (Rujukan:
Syamsul Dhahirah, Al-Masyhur)
- Ubaidillah bin Ali bin Al-Husain bin Ali al-Abid
(Rujukan: Tahdzibul Ansab karya Al-Ubaidili)
- Ubaidillah bin Muhammad bin Ali al-Uraidhi (Rujukan:
Umdat al-Talib fi Ansab Al Abi Thalib).
- Ubaidillah bin Al-Husain bin Zaid bin Ali Zain
al-Abidin (Rujukan: Maqatil al-Thalibiyyin karya Abul
Faraj al-Ashfahani).
- Ubaidillah bin Ahmad bin Muhammad bin Ja'far
ash-Shadiq (Rujukan: Al-Syajarah al-Mubarokah karya Imam
Fakhruddin ar-Razi).
- Ubaidillah bin Isa bin Zaid bin Ali bin
Al-Husain (Rujukan: Jamharah Ansab al-Arab karya Ibnu
Hazm).
- Ubaidillah bin Muhammad bin Al-Husain al-Husaini
(Rujukan: Tarikh Baghdad karya Al-Khatib al-Baghdadi).
- Ubaidillah bin Ali bin Musa al-Kazim (Rujukan:
Sirah al-Aimmah Itsna Asyur).
- Ubaidillah
bin Ja'far bin Muhammad al-Asghar (Rujukan: Al-Majdi fi
Ansab al-Talibiyyin).
- Ubaidillah bin Ismail bin Muhammad al-Husaini
(Rujukan: Raudh al-Nasab).
- Ubaidillah bin Al-Qasim bin Ali al-Husaini (Rujukan:
Fakhri fi Ansab al-Talibiyyin).
- Ubaidillah bin Yahya bin Al-Husain al-Husaini
(Rujukan: Wafayat al-A'yan karya Ibnu Khallikan).
- Ubaidillah bin Ahmad bin Ali al-Husaini (Rujukan:
Al-Ansab karya As-Sam'ani).
- Ubaidillah bin Muhammad bin Isa al-Husaini (Rujukan:
Tuhfat al-Bahr fi Ansab al-Qabail).
- Ubaidillah bin Husain bin Muhammad al-Husaini
(Rujukan: Bahr al-Ansab karya Al-Abidi).
- Ubaidillah bin Ali bin Ja'far al-Husaini (Rujukan:
Ma'arif al-Rijal).
- Ubaidillah bin Abdullah bin Al-Husain al-Husaini
(Rujukan: Nuzhat al-Musytaq)
- Ubaidillah bin Zaid bin Al-Husain al-Husaini
(Rujukan: Muntaha al-Talab fi Ansab Al Abi Thalib).
- Ubaidillah bin Al-Abbas bin Muhammad al-Husaini
(Rujukan: A'yan al-Syi'ah).
- Ubaidillah bin Ahmad bin Al-Husain al-Husaini
(Rujukan: Syamsul Dhahirah (pencatatan variasi jalur mukim
di luar Yaman).
- Ubaidillah bin Muhammad bin Al-Abbas al-Husaini
(Rujukan: Asyraf al-Iraq wa Bilad al-Sham).
- Ubaidillah bin Al-Hasan bin Ali al-Uraidhi (Rujukan:
Umdat al-Talib fi Ansab Al Abi Thalib karya Ibnu An-Nahhas).
- Ubaidillah bin Muhammad bin Zaid bin Ali Zain
al-Abidin (Rujukan: Maqatil al-Thalibiyyin karya Abul
Faraj al-Ashfahani).
- Ubaidillah bin Ahmad bin Musa al-Kazim (Rujukan:
Al-Syajarah al-Mubarokah karya Imam Fakhruddin ar-Razi).
- Ubaidillah bin Isa bin Muhammad al-Husaini (Rujukan:
Tahdzibul Ansab karya Al-Ubaidili).
- Ubaidillah bin Ali bin Al-Qasim al-Husaini (Rujukan:
Al-Majdi fi Ansab al-Talibiyyin karya Al-Omari).
- Ubaidillah
bin Al-Husain bin Ja'far al-Husaini (Rujukan: Tarikh Baghdad
karya Al-Khatib al-Baghdadi).
- Ubaidillah bin Muhammad bin Ali al-Jawad (Rujukan:
Sirah al-Aimmah Itsna Asyur).
- Ubaidillah bin Yahya bin Ahmad al-Husaini (Rujukan:
Al-Ansab karya As-Sam'ani).
- Ubaidillah bin Ismail bin Al-Husain al-Husain (Rujukan:
Raudh al-Nasab).
- Ubaidillah bin Al-Abbas bin Ali al-Husaini (Rujukan: Bahr al-Ansab karya Al-Abidi).
Keterangan diatas
sepertinya sudah lebih dari cukup terutama dalam membuktikan sejarah pemakaian
nama UBAIDHILLAH. Artinya UBAIDHILLAH nama yang lumrah yang digunakan bangsa
Arab baik kalangan Sayyid maupun non Sayyid, mengatakan nama UBAIDHILLAH tidak
mungkin digunakan untuk keturunan Nabi karena nama itu adalah nama pembunuh
Sayyidina Husein di Karbala cermin rendahnya literasi, padahal kalau saja “mereka”
mau jernih membaca secara obyektif dan jujur, tidak akan keluar pernyataan aneh
seperti hal diatas, apalagi sampai mengejek-ngejek, “Si Ubed”, “Ubed nasabnya palsu”, “Ubed rungkat” dan panggilan-panggilan
jelek lainnya…