Dalam peristiwa kerusuhan Makam Mbah Priuk dulu, Hb Salim Al-Attas atau Habib Selon sampai bilang dan nelpon Hb RiezibShihab "Ente kemari deh, ane udah gak kuat tahanin jamaah". Ini Hb Salim Selon kalau soal nyali, ane tahu persis, karena beliau kakak kelas ane di Madrasah Tsaqofah Islamiah Bukit Duri, tapi menghadapi kemarahan massa aja dia nyaris kewalahan, padahal Hb Selon udah ultimatum fihak yang mau bongkar makam, kalau masih ngotot beliau bilang, "kite perang"...
Perlu diketahui, Hb RS saat itu lagi dirawat dirumah sakit, tapi begitu ditelpon kayak gitu sama hb Salim , HRS langsung minta sama suster untuk mencabut selang infus dan segera berangkat ke lokasi kerusuhan, padahal saat itu beliau masih lemah fisiknya, dan saat beliau datang semua jamaah yang dalam keadaan marah langsung menahan diri, saat itu pula kondisi udah chaos dan berdarah-darah demi mempertahankan makam yang dikenal makam mbah priuk.
Kedatangan HRS akhirnya sedikit banyak mampu meredam amarah massa, semua patuh dengan apa yang dikatakan beliau untuk tahan amarah dan tenang...dan tentunya itu membuat Hb Salim agak lega, padahal Hb Salim Selon kalau udah urusan tempur kayak model begini gak ada rumusnya nyerah, cuma karena hb salim lebih mikirin keselamatan anak anak majlis dan jamaah, makanya hb salim minta bantuan HRS....
Militansi dan kerasnya orang-orang Priuk benar-benar membuat Pemda DKI serta fihak keamanan ketar ketir...orang-orang Priuk benar benar pasang badan buat menjaga makam tersebut, sedikit pun mereka tidak gentar menghadapi fihak keamanan, orang² Betawi, orang orang keturunan Banten, Madura, Bugis, Makasar, dll tumpah ruah disana...
Artinya apa ?
Jangan membangunkan Singa yang lagi tidur, jangan sampai tragedi berdarah muncul kembali, ini daerah Priuk, dikenal sebagai wilayah yang sangat keras gesekannya, mirip dengan Matraman (11-12). Mencolek wilayah ini apalagi bawa bawa urusan nasab bisa berabe. Ingat gak tahun 84 peristiwa Tanjung Priuk berdarah ?
Masalah makam itu palsu atau tidak, atau makam itu sudah dipindah atau sejarahnya Habib Hasan Al Haddad yang berasal dari Palembang dianggap penuh kejanggalan, ya coba anda ajak diskusi fihak yang mengurus disana (kalau punya nyali) bukan ujug ujug minta Pemda DKI untuk "membekukan" keberadaan makam tersebut...itu sih sama aja ingin mengadu antara Pemda DKI dengan jamaah Mbah Priuk...
Hati-hati....ini Tanjung Priuk Mbah, jangan sampai anda jadi "perkedel" disana karena keburu nafsu buat menumpas keberadaan Habib......ingat ini Jakarta, seslengean apapun anak Jakarta, tapi kalau Habibnya, Muallimnya, Kyainya atau makam makam keramat dicolek mereka bisa bela habis habisan sampai mati...