Belum lama ini saya mendengar sebuah info ada fihak-fihak yang berani membatalkan nasab keluarga Sayyid Ahmad bin Muhammmad bin Alwi bin Abbas Al Maliki.
Konyolnya yang membatalkan ini bukanlah naqib atau ahli ahli nasab yang berasal dari naqobatul Asyraf dari berbagai negara. Mereka hanya sekumpulan orang-orang yang sebenarnya tidak punya latar belakang ilmu nasab baik itu secara temurun atau yang berasal dari ulama ulama ahli nasab.
Hanya bermodalkan pengetahuan yang menurutnya paling benar sedunia (menurut mereka), dengan entengnya mereka membatalkan sebuah nasab yang sudah dikenal mashur di berbagai negara.
Kalau anda ke berbagai negara Islam yang kebetulan banyak murid Sayyid Muhammad Al Maliki Al Hasani maka akan tahu bagaimana besarnya nama beliau berikut pengakuan akan kokohnya nasab beliau.
Perlu diketahui bahwa nasab Sayyid Ahmad bin Muhammad bin Alwi Al Maliki adalah nasab yang terkuat pada keluarga Al Idrisi...jadi kalau ada yang mau membatalkan atau meragukan nasab keluarga Al Maliki hanya karena mengakui Bani Alawi sangatlah aneh dan menandakan dia tidak faham ilmu nasab...
Dulu saya sangat khawatir sekali nasab Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki suatu saat akan digoreng habis-habisan oleh fihak fihak pembenci keturunan Nabi ataupun ahlu fitnah, pikiran itu terjadi sekitar tahun 2012...
Ternyata akhirnya dugaan saya benar....hari ini guru besar, ulama besar dunia, benteng terkuat ahlul bait di Mekkah, nasabnya mulai diragukan oleh orang² yang mengaku paling ahli seahli ahlinya dan pakar ilmu nasab sedunia alam semesta menurut para pemujanya...
Kenapa dulu saya begitu khawatir akan nasab Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki ini ? Karena umumnya saya melihat nasab beliau ditulis pendek, hanya 29 generasi dan ini buat saya akan menjadi pertanyaan besar, padahal bisa jadi ditulisnya nasab beliau secara singkat seperti itu ada latar belakangnya sehingga saya tetap huznuzhon terhadap nasab beliau. Lagipula penulisan nasab dengan memangkas beberapa nama sudah sering terjadi, ini karena nasab tersebut sudah dikenal luas dan diakui para ahli nasab. Nasab pendek beliau ini bahkan banyak ditulis dibuku buku biografi yang ada..saya berapa kali mencoba untuk mencantumkan nasab beliau yang cuma 29 generasi itu dalam beberapa tulisan sejarah biografi ahlul bait, ternyata berkali-kali tangan saya kok terasa berat dan berkali kali pula saya harus hapus, karena hati kecil saya menolak, apalagi beliau ini dari jalur Al Hasani yang biasanya panjang panjang, dari generasi 40 s/d 46 pada era sekarang.
Akhirnya sebelum menulis buku dibawah, saya terus menerus berdoa kepada Allah agar saya ditemukan nasab beliau secara lengkap agar nanti tidak timbul fitnah...tentunya saya bertawasul kepada beliau dan meminta kepada Allah agar Allah memperlihatkan saya nasab beliau yang sesungguhnya.
Alhamdulillah dengan izin Allah, barokah dari keluarga Al Idrisi, saya pun menemukannya pada kajian nasab keluarga Al Idrisi dimana didalamnya banyak sejarawan dan naqib dari Al Idrisi, ternyata nasab beliau tercatat secara lengkap di keluarga Al Idrisi Maroko. Ada dua versi yg saya temukan, versi pertama dari penelitian ulama dari zuriah Al Idrisi dan berdasarkan beberapa kitab, yang satu lagi dari keluarga salah satu leluhur Al Maliki. Tapi kebanyakan lebih menyepakati yang pertama, yang versi kedua justru semakin memperkuat walaupun ada 1 dan 2 nama yang terlompat. Jujur saya sampai sujud syukur ketika menemukan nasab beliau. Sempat gemetar ketika melihat betapa lengkapnya susunan nasab beliau sambil terus bersyukur...seolah mendapatkan harta karun yang tak ternilai...
Sebagai rasa syukur kepada Allah akhirnya nasab beliau saya cantumkan di buku dibawah ini dan saya dedikasikan kepada keluarga beliau juga para murid muridnya serta pecinta keluarga Al Maliki Al Hasani....
Keluarga Al Maliki dan Bani Alawi adalah dua keluarga yang memiliki hubungan historis yang sangat kuat. Keluarga Al Idrisi Arab Saudi adalah benteng terakhir ahlul bait setelah jatuhnya syarif Mekkah. Barulah tahun 1932 Keluarga Al Idrisi kekuasaannya dilucuti oleh Ibnu Saud. Namun demikian sekalipun ahlul bait kekuasaannya runtuh di arab saudi tapi hubungan antar kabilah tetaplah terjalin termasuk keluarga Bani Alawi dan Al Maliki, selain Al Maliki Bani Alawi juga mempunyai jaringan yang kuat dengan para sayyid dan syarif yang berada di wilayah Arab Saudi...
Dalam biografi Sayyid Muhammad bin Alawi kita bisa temukan banyak guru beliau dari Bani Alawi termasuk Habib Ali Kwitang Jakarta.
Membatalkan nasab Klan Al Maliki yang merupakan cabang keluarga Al Idrisi itu mencerminkan bodohnya seseorang dalam memahami ilmu nasab. Klan Al Idrisi adalah klan berpengaruh dan mempunyai catatan nasab yang terjaga secara turun temurun termasuk nasab keluarga Al Maliki yang leluhurnya tokoh tokoh besar...pengaruhnya mendunia dan jangan tanya bagaimana hubungannya dengan Kyai dan Habib Habib di Indonesia....
Eh ini kok ada yang bisa-bisanya berani membatalkan nasab beliau...apa gak malu kita pada negara-negara seperti Maroko, Mesir, Irak, Iran, Saudi, Aljazair, Yaman, dll yang hampir semua mengakui keagungan nasab Sayyid Muhammad Al Maliki melihat kelakuan manusia² sok pinter tapi keblinger dalam berpendapat....gak ngerti ilmu nasab kok maksain ..
Kalo kata orang Betawi, makdekipe ente ! Muka tembok ! Emangnye ente siape, lagu laguan udah kayak bekicot sawah nangkring di pu'un asem....