Sisi Lain Islam Di Nusantara
Menulis Sejarah Islam Berdasarkan Fakta & Data, Cp 08179803186, FB : Iwan Mahmoed Al Fattah II & III
Selasa, 04 Juni 2024
BERAGAMA ITU JANGAN RENDAHAN
›
Gencar menampilkan dan mengupload dai dai yang isi ceramahnya "menggembirakan" sejarah umat mereka..seolah olah Islam itu peramp...
Wisata Religi Di Kota Surabaya
›
Kota dimana dulu Raden Fattah Pendiri Kesultanan Demak nyantri kepada Sunan Ampel. Terasa kembali kemasa lalu... Ziarah dilakukan juga ke ...
Menyusuri Makam-Makam Di Gresik
›
Makam Sunan Giri Makam Sunan Prapen Makam Dewi Sekardadu Makam Sayyid Ali Murtadho /Raden Santri Makam Maulana Malik Ibrahim... Otw ke Mak...
Alhamdulillah, tanpa sengaja saya bertemu Langgar Gipo, salah satu tempat yang sangat bersejarah bagi Kota Surabaya. Sebenarnya hari ini kondisi saya cukup lelah, tapi dasarnya saya senang menjelajah, saya pun kembali mengelilingi wilayah Ampel Denta untuk melihat bangunan bangunan tua sekaligus melihat lihat aktifitas orang orang Arab yang ada di Ampel...siapa sangka saya malah menemukan Langgar Gipo. Tentunya karena saya sedikit banyaknya tahu sejarah Langgar Gipo ini, langsung saya berhenti. Aslinya saya itu sebenarnya pengen ke rumah bersejarah HOS COKROAMINOTO dan Ke Madura....sayang waktu sangat mepet. Langgar ini sebenarnya berusia sangat tua namun baru di masa KH Hasan Gipo yang merupakan Ketua PBNU pertama tempat ini menjadi sangat penting karena dan terkenal karena disinilah dulu banyak ulama NU berkumpul, selain itu HOS Cokroaminoto dan Bung Karno juga pernah mengunjungi Langgar yang legend ini. Berada di Komplek Pergudangan tidak menjadikan Langgar ini tersisih, karena tidak jauh dari sini terdapat pemukiman para Habaib dan juga Arab Arab yang lainnya, bahkan saya sempat melihat acara haul habib dan sempat melihat lihat TOKO BUKU SALIM NABHAN. Di Langgar Gipo alhamdulilah saya ditemani Gus Hifni dari pengurus Langgar Gipo ini. Kami banyak diskusi dengan Gus yang ramah ini... Demikian laporan perjalanan wisata Religi Ampel..
›
Juru Kunci : Bapak Abdurahman (masih terhitung Dzurriyah ) +26 Semua tanggapan: 32 Dius Putra Damiri, Abdul Muttalib dan 30 lainnya 2 kome...
‹
›
Beranda
Lihat versi web